Cara Menyembuhkan Mata Minus

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Cara menyembuhkan mata minus telah banyak ditulis di internet, terutama di blog maupun website toko obat herbal. Isinya pun terkadang aneh-aneh, ada yang mencelupkan mata ke daun sirih, meneteskan mata dengan obat herbal, dan sejenisnya. Namun bahkan dengan logika dangkal pun cara cara tersebut terasa aneh. Adakah yang berhasil menerapkan cara-cara dari blog-blog di internet ? Kalau ada silakan komentar dan berikan testimoni asli. Penulis di sini akan memberikan cara / metode menyembuhkan mata minus secara ilmiah dan bukan secara herbal-herbalan. Bukan maksud saya untuk mengatakan herbal itu palsu, salah besar. Zaman dahulu ketika belum ada dokter pun obat herbal menjadi pengobatan utama selain dengan menggunakan doa yang ikhlas. Namun untuk zaman sekarang, mungkin tidak semua herbal mujarab seperti halnya obat, dan bahkan obat pun terkadang juga tidak mujarab, kenapa ? Seperti pada iklan sabun, yaitu kuman berevolusi dan tidak hanya kuman saja, namun polusi dan lain-lain menyebabkan penyebab penyakit menjadi semakin kuat.
sumber : pixabay.com

Sebelum masuk ke cara menyembuhkan mata minus, ada baiknya Anda tahu lebih dahulu apa itu mata minus.

Mata minus atau Miopi atau bisa juga disebut rabun jauh adalah dimana mata mengalami kecacatan / kelainan berupa kornea mata terlalu melengkung sehingga menyebabkan bayangan benda tidak bisa jatuh tepat di retina, namun di depan retina, sehingga bayangan pada jarak yang jauh tidak bisa terlihat dengan jelas, dan semakin jauh semakin tidak jelas. Semakin besar minus seseorang berarti bayangan juga akan jatuh lebih jauh dari retina, dan penglihatan menjadi semakin tidak jelas.

Adapun kalimat yang diolah dari suatu iklan produk terapi mata menyebutkan bahwa mata minus disebabkan oleh otot siliaris mata yang tidak bisa bekerja dengan baik atau terlalu kaku / terlalu lemas (?) sehingga bayangan tidak bisa jatuh tepat di retina.

Untuk membantu penderita mata minus melihat dengan jelas, maka harus menggunakan lensa negatif atau sekarang sudah zaman yang namanya soft lens.

Apa penyebab mata minus ?

Mata minus secara minoritas disebabkan oleh keturunan, namun saya rasa ini jarang. Selain faktor keturunan, faktor utama penyebab mata minus adalah bagiamana seseorang menggunakan matanya, misalnya membaca dengan jarak pandang terlalu dekat, hal ini akan lebih berisiko lagi apabila ditunjang dengan perangkat komputer. Tak heran apabila banyak anak zaman sekarang banyak menggunakan kacamata dikarenakan maraknya penggunaan telepon pintar dan kurangnya pemahaman jarak pandang yang baik untuk menggunakan perangkat tersebut. Selain kedua faktor tersebut, ada juga faktor usia, makanan, dan kesehatan pun rupanya juga ikut peran.

Cara Mengobati Mata Minus

1. Melakukan Operasi

Menurut saya ini merupakan cara paling efektif, ampuh, dan cepat. Karena ditangani oleh tenaga ahli ( mungkin tidak hanya satu ). Tentunya, hal ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit, mungkin bisa puluhan juta rupiah. Namun bagi Anda yang punya uang dan benar-benar ingin menyembuhkan mata, silakan dicoba. Tapi, jangan sembarangan memilih tempat, pastikan tempat yang menyediakan telah terpercaya menyembuhkan banyak orang dan instansi resmi. Tertarik melakukan operasi ? Konsultasi terlebih dahulu pada dokter. Risiko ditanggung Anda dan mungkin pihak rumah sakit. 

2. Melakukan Terapi Penglihatan

Untuk terapi, mungkin ada yang menyarankan menggunakan alat kesehatan mata atau alat olahraga mata, dan mungkin saya tidak akan menyebut merek karena saya tidak dibayar untuk itu. Silakan selektif dan hati-hati dalam memilih alat terapi mata supaya tidak membahayakan mata. Cari informasi akurat mengenai produk-produk tersebut.

3. Berdoa

Segala sesuatu harus dilandasi dengan doa kepada Yang Mahakuasa, supaya diberi kemudahan, kelancaran, bahkan keajaiban.

Mencegah lebih baik daripada mengobati

Cara-cara di atas adalah cara untuk mengobati, sedangkan cara untuk mencegah ada banyak, antara lain sebagai berikut :
  • Mengatur jarak pandang saat melihat objek, terutama tulisan. Jangan terlalu dekat dan jangan terlalu jauh.
  • Jangan terlalu lama menatap layar komputer, gunakan komputer secukupnya.
  • Rajin berdoa.
  • Jangan sering berada di tempat yang terlalu gelap maupun terlalu terang.
Back To Top