Struktur Teks Tantangan dan Unsur Kebahasaan Teks Tantangan

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Pendahuluan

Teks tantangan merupakan salah satu jenis teks yang memiliki argumen dalam strukturnya. Teks ini biasanya dibandingkan dengan teks diskusi dan teks eksposisi karena memang mirip namun berbeda. Perbedaannya terletak pada struktur ( meskipun secara umum sama ) dan Unsur Kebahasaan. Hampir setiap teks memiliki ciri khas unsur kebahasaan tersendiri. Teks Tantangan pada kurikulum 2013 mulai diajarkan pada jenjang SMP kelas IX.
sumber : pixabay.com

Isi

Struktur Teks Tantangan

Teks tantangan memiliki 3 bagian struktur, yaitu :

Isu / masalah

Pada bagian isu berisi pernyataan tentang topik atau bab yang akan dijadikan bahan bantahan ( dibantah ). Biasanya isu / masalah ini mempunyai isi tentang hal-hal yang kontroversial yang berkembang di lingkup masyarakat atau media massa.

Argumen Menentang

Bagian argumen menentang berisi rangkaian bukti berdasarkan fakta atau dan alasan yang mendukung bantahan pada bab yang dibahas. Untuk memperkuat argumen, perlu disajikan data-data yang terkait dengan isu untuk mendukung argumen menentang tersebut.

Simpulan

Bagian simpulan atau bagian penutup berisi pernyataan yang menegaskan tentang bantahan yang dikemukakan.

Unsur Kebahasaan Teks Tantangan

Kalimat Sanggahan

Kalimat sanggahan merupakan kalimat yang mengungkapkan ketidaksetujuan terhadap isu/masalah, pembicaraan, atau kebijakan. Hampir seperti kalimat penolakan, kalimat sanggahan biasanya disampaikan dengan kata-kata yang lebih halus daripada kalimat penolakan. Ciri khas kalimat sanggahan antara lain adanya kata : perlu ditinjau kembali, belum sesuai, sebaiknya, kurang sependapat, kurang tepat, sebaiknya.

Contoh :

  • Mohon maaf, saya kurang sependapat dengan pendapat yang diutarakan Anton.
  • Daripada untuk BLT, sebaiknya dana dialokasikan untuk hal yang lebih bermanfaat.

Kalimat Penolakan

Kalimat penolakan adalah kalimat yang berisi tidak setuju, kurang setuju atau sependapat, dan atau membantah dalam suatu hal. Mirip dengan kalimat sanggahan, namun kalimat sanggahan penggunaan katanya lebih halus daripada kalimat penolakan. Ciri khas kalimat penolakan antara lain adanya kata : tidak setuju, kurang setuju, menentang, bantahan, dibantah, disanggah, tantangan, tidak sependapat, menolak.
  • Saya kurang setuju apabila diadakan hukuman 13 tahun penjara bagi pengumpat.
  • Saya tidak sependapat dengan pernyataan anda.

Kalimat Pernyataan

Kalimat pernyataan atau kalimat deklaratif adalah kalimat yang ditandai dengan intonasi turun dan pada umumnya mengandung makna yang menyatakan atau memberitahukan sesuatu. Dalam ragam bahasa tulis, biasanya diberi tanda titik pada bagian akhir.
  • Presiden dalam waktu dekat akan mengeluarkan kebijakan rumah susun.

Bagian Akhir

Sekian tulisan singkat mengenai struktur dan unsur kebahasaan teks tantangan ini, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.

Apabila anda membutuhkan  gratis, silahkan kunjungi http://www.bimagz.com/2016/01/contoh-teks-tantangan.html

Sumber / Diolah dari : Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kemendikbud 2015 kurikulum 2013 SMP / MTs Kelas IX
Back To Top