Penggunaan Kata Pun yang Sesuai KBBI dan EYD

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Isu

sumber : internet
Bahasa Indonesia memiliki banyak kaidah-kaidah penulisan, mulai dari yang sederhana sampai yang sangat rumit. Saking banyaknya sehingga membuat mayoritas orang menyepelekannya. Padahal suatu tulisan atau karangan manusia menjadi buruk dan terkesan tidak berkualitas apabila menggunakan kaidah penulisan yang salah kaprah. Kesalahan yang paling umum dibuat adalah penggunaan kata “di” dan “pun”. Bagi yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang penggunaan kata “pun” dalam suatu kalimat, silahkan kalian simak penjelasan berikut.
Sebelum kalian meneruskan ke bagian selanjutnya, alangkah baiknya kalian membaca dahulu definisi “pun” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia :
pun p 1 juga atau demikian juga: jika Anda pergi, saya — hendak pergi; 2 meski; biar; kendati: mahal — dibelinya juga; 3 saja …: berdiri — tidak dapat, apalagi berjalan; apa — dimakannya (jua); 4 (···pun ···lah) untuk menyatakan aspek bahwa perbuatan mulai terjadi: hari — malamlah; 5 untuk menguatkan dan menyatakan pokok kalimat: maka baginda — bertanya pula

Aturan

Kata yang Memiliki Makna Sendiri

Jika sebelum kata “pun” ada kata yang memiliki makna sendiri maka “pun” harus dipisah.
Contohnya :
  • Mendengar kejadian itu, saya pun langsung bergegas pulang.” 
  • Karena ketangkasan polisi, penjahat itu pun berhasil ditangkap.”
  • “… mahal pun akan tetap saya borong.”
  • ” sehingga baginda raja pun mulai tertarik.”
Sudah mengerti ? Apabila belum, coba cermati contoh-contoh kalimat tersebut serta contoh yang dilampirkan dalam definisi “pun” dalam KBBI di atas.

Kata Paduan

Dalam kasus ini, pun digunakan sebagai kata paduan yang artinya kata “pun” tidak dipisah dengan kata sebelumnya. Untungnya kata yang mengharuskan “pun” disambung tidaklah banyak dan sudah dikelompokkan, apa saja ?
  • adapun
  • andaipun
  • ataupun
  • bagaimanapun
  • biarpun
  • kalaupun
  • kendatipun
  • maupun
  • meskipun
  • sekalipun
  • sungguhpun
  • walaupun
Contoh kalimatnya adalah sebagai berikut :
  • Biarpun Arjuna sangatlah tampan, Bimasena tidaklah kalah tampan.
  • Walau bagaimanapun, Bimasena adalah orang yang tangguh.
Untuk diketahui, kata “pun” yang bergabung dengan kata sebelumnya disebut klitika.

Kesimpulan

Penggunaan dan penulisan kata “pun” memiliki berbagai kaidah. Ada kata “pun” yang dipisahkan dengan kata sebelumnya. Ada juga “pun” yang digabung dengan kata sebelumnya.
Sekian penjelasan dari admin, bila ada kritik, saran, dan tanggapan silakan lampirkan di kolom komentar..
Back To Top