Jangan Matikan Fitur AutoSave

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Google and the Google logo are registered trademarks of Google Inc., used with permission.

Bagi anda seorang penulis pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu fitur berbagai aplikasi pengetikan yaitu AutoSave. Fitur ini bertujuan sebagai antisipasi data pengetikan anda apabila sewaktu-waktu ada masalah bisa otomatis tersimpan. Cara kerja fitur ini secara sederhana adalah menyimpan data anda secara berkala dengan menimpa bagian lama ke bagian baru setiap interval tertentu. Fitur ini akan sangat berguna bagi orang yang berkecimpung di bidang tulis menulis, misalnya seorang Blogger No Copas..

Pernahkah kalian saat menulis sebuah artikel di Microsoft Word tiba tiba PC mati ? Beruntunglah kalian yang Microsoft Word nya diaktifkan fitur AutoSave. Mengapa ? Karena kemungkinan besar penyimpanan terakhir pada AutoSave sudah tersimpan meskipun mungkin tidak sejauh anda menulis terakhir sebelum PC tersebut mati. Selain di Microsoft Word, ternyata fitur autosave juga ada pada Blogger dan Wordpress.

Ketika anda sedang menulis langsung dari panel penulisan Blogger atau Wordpress jangan matikan fitur AutoSave atau jangan matikan koneksi internet anda. Karena apabila sewaktu waktu terjadi masalah, misalnya browser Crash, data artikel anda tetap tersimpan di draft. Namun beda lagi kalau anda mematikan fitur AutoSave atau mematikan koneksi internet saat menulis dan tiba tiba terjadi suatu hal yang tidak anda inginkan maka data artikel tersebut tidak tersimpan ( Kecuali apabila ada keajaiban ). Seperti pengalaman saya saat menulis artikel sebelumnya, saat saya sedang asik menulis tiba tiba muncul popup yang saya tidak bisa menemukan tombol close nya, dan akhirnya saya terpaksa me reload halaman padahal saya belum menyimpannya. Untungnya ada fitur AutoSave jadi artikel saya tidak hilang, melainkan tersimpan di draft.

Sekian Curhatan dari Admin, semoga bermanfaat bagi kita semua.
Tag : Blogger
Back To Top