Orang Yang diperbolehkan Menyembelih Hewan Qurban dalam Islam

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

sumber : pixabay.com

Penyembelihan hewan qurban tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang, karena orang yang menyembelih juga menentukan sah atau tidaknya penyembelihan tersebut. Berikut adalah “kriteria†orang yang diperbolehkan hewan qurban.
  1. Penyembelih Beragama Islam
Agar sah dalam penyembelihannya, maka yang menyembelih wajiblah orang Islam. Tidak sah apabila yang menyembelih orang yang musyrik, orang kafir, maupun orang yang murtad.


  1. Penyembelih Berakal dan Sudah Baligh
Penyembelih wajiblah baligh supaya sembelihan tersebut sah, serta penyembelih juga wajib berakal, maksudnya adalah akal pikirannya tidak sedang terganggu alias tidak gila.


  1. Menyembelih dengan Sengaja
Seorang yang menyembelih wajib dalam keadaan sadar dan sengaja dalam keadaan sadar. Apabila penyembelih tidak sengaja dalam menyembelih atau sedang tidak sadarkan diri dalam menyembelih, maka penyembelihan tersebut tidak sah.


  1. Penyembelih Membaca Basmalah
Tidak sah penyembelihan apabila tidak membaca basmalah terlebih dahulu, selain itu juga disunahkan membaca salawat dan takbir sebanyak tiga kali. Seperti dalam Hadis nabi yang artinya :

“ Diriwayatkan dari Anas r.a katanya : Nabi SAW telah mengorbankan dua ekor kibas berwarna putih agak kehitam-hitaman dan bertanduk. Baginda menyembelih keduanya dengan tangan baginda sendiri sambil menyebut nama Allah, bertakbir, dan meletakkan kaki baginda di atas belikat keduanyaâ€. ( H.R Bukhari & Muslim )

sumber : Buku PAI Kelas IX kurikulum 2013 tahun 2014
Back To Top