Ketentuan Hewan yang akan disembelih dalam Qurban

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

sumber : pixabay.com

Hewan yang digunakan untuk hewan Qurban jelaslah bukan hewan yang sembarang, seperti yang kita ketahui, biasanya yang digunakan untuk hewan qurban biasanya sapi dan kambing. Namun, ternyata ada ketentuan sendiri mengenai hewan yang akan digunakan untuk hewan qurban. Berikut ketentuan hewan yang akan disembelih dalam qurban :


  1. Hewan yang Akan Disembelih Termasuk Jenis Hewan yang Halal
Hewan yang akan disembelih wajiblah hewan yang dihalalkan untuk dimakan. Adapun hewan yang haram untuk dimakan seperti babi, anjing, dan katak tidak sah untuk disembelih.


  1. Hewan yang Akan Disembelih Dalam Keadaan Masih Hidup
Hukumnya tidak sah apabila menyembelih hewan yang sudah mati. Namun, hewan yang terpukul, terluka, tercekik, terjatuh, ditanduk oleh bintang lain atau yang diserang binatang buas apabila kita mendapatkannya belum mati, lalu disembelih, maka halal hukumnya untuk dimakan.

Allah SWT berfirman dalam surah al-MÄidah ayat 3 :

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَأَنْ تَسْتَقْسِمُوا بِالأزْلامِ ذَلِكُمْ فِسْقٌ الْيَوْمَ يَئِسَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ دِينِكُمْ فَلا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِ الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإسْلامَ دِينًا فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لإثْمٍ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
 "Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat anda menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah anda takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk anda agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." Q.S Al-MÄidah ayat 3

sumber : Buku PAI kelas IX kurikulum 2013 Tahun 2014, -sultonimubin.blogspot.com
Back To Top