Cara, Tips dan Anjuran Membawa Anak Kecil / Bayi ke Masjid ( Beserta Hadits )

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Anak kecil sebaiknya dibiasakan untuk mendengarkan lantunan Al-Qur'an atau gerakan gerakan orang shalat, sehingga lama kelamaan dia akan terbiasa dan tidak akan asing dan kaku lagi mendengarkan bacaan bacaan Qur'an dan terbiasa dengan sendirinya untuk melakukan salat meskipun belum terbiasa bacaannya ( namun orang tua wajib membimbing terus supaya menjadi lancar semuanya ).

Salah satu caranya adalah dengan secara rutin membawa anak ke masjid, jika memang yang dibawa anak kecil, maka kemungkinan besar dia menangis, karena belum terbiasa ke masjid dan merasakan suasana yang berbeda, namun lama kelamaan akan terbiasa dan perlahan lahan menirukan gerakan salat. Namun orang tua juga harus membimbing anak supaya nantinya dia tidak bermain sendiri / bersama teman temannya ketika salat, yaitu dengan berada di sampingnya ketika salat dan berusaha di dekatkan dengan orang orang dewasa. Namun apabila yang dibawa masih bayi, kemungkinan besar jika belum terbiasa mungkin juga menangis lalu lama kelamaan juga akan terbiasa. Lalu cara membawanya adalah seperti contoh gambar di atas. Dikutip dari komentar admin fanspage Facebook Meme and Rage Comic Muslim Indonesia " Digendong itu tujuannya supaya tidak menangis, kalau tidak menangis didudukkan saja tak apa. Baik yg gendong bapak atau ibu sama saja.
Kalau takut kena najis pi2snya ya dipakein pemper. Mengajak anak sambil sholat/ ke masjid merupakan pembelajaran anak sejak dini."

Selain itu, juga dikutip dari Dikutip dari komentar admin fanspage Facebook Meme and Rage Comic Muslim Indonesia =
رأيت النبي صلى الله عليه وسلم يؤم الناس، وأمامة بنت أبي العاص على عاتقه
“Saya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengimami jamaah, sementara Umamah binti Abil ‘Ash (cucu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam) berada di gendongan beliau” (HR. Bukhari & Muslim)

Hadis ini memberikan 2 pelajaran penting
a. Bolehnya membawa bayi ke masjid, dan boleh menggendongnya ketika shalat, meskipun itu adalah shalat wajib. Karena ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menggendong Umamah, beliau mengimami para sahabat.
b. Pakaian bayi dan badannya itu suci, selama tidak diketahui adanya najis. Anggapan bahwa orang yang hendak shalat tidak boleh menyentuh atau menggendong bayi, karena dimungkinkan ada najis di pakaiannya adalah anggapan yang tidak berdasar. Prinsip “ada kemungkinan” hanyalah sebatas keraguan yang tidak meyakinkan.

Semoga artikel tersebut bermanfaat bagi anda.
Back To Top