Serumen (Kotoran Telinga) – informasi penyakit

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

sumber ; wikipedia
 
Definisi :
Kotoran pada liang telinga
Penyebab :
Tertimbun-nya kotoran pada liang telinga
Gejala klinis :
Keluhan rasa tersumbat di telinga, pendengaran berkurang dan kadang-kadang berdengung.
Pada pemeriksaan liang telinga tampak serumen dalam bentuk lunak, liat, keras dan padat.
Diagnosa :
Anamnesis dan pemeriksaan fisik (telinga)
Penatalaksanaan :
1.Serumen cair
Bila serumen sedikit, bersihkan dengan kapas yang dililitkan pada pelilit kapas atau disedot dengan pompa penghisap
2.Serumen lunak
Bila serumen banyak dan tidak ada riwayat perforasi membran timpani, lakukan irigasi liang telinga dengan larutan permanganat 1/1000 suhu larutan sesuai suhu tubuh.
Bila ada riwayat perforasi membran timpani, maka tidak dapat dilakukan irigasi. Bersihkan serumen dengan kapas yang dililitkan pada pelilit kapas.
3.Serumen liat dikait dengan pengait serumen, apabila tidak berhasil lakukan irigasi dengan syarat tidak ada perforasi membrana timpani.
4.Serumen keras dan padat
Apabila serumen berukuran besar dan menyumbat liang telinga, lunakkan terlebih dahulu dengan meneteskan karboliserin 10% selama 3 hari,kemudian keluarkan dengan pengait atau dilakukan irigasi.
Sumber : Pedoman Pengobatan Dasar Di Puskesmas 2007
Back To Top