Penggolongan tembang berdasarkan serat Mardawa Lagu

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Mardawa lagu adalah serat karangan pujangga Keraton Surakarta terkenal yang bernama R. Ng. Ranggawarsita ( Raden Ngabehi Ranggawarsita ). Dalam serat tersebut, menyebutkan bahwasanya tembang dapat digolongkan atau dibagi menjadi empat golongan berdasarkan kurun waktu. Yaitu adalah sebagai berikut :
1.      Maca Sa – Lagu, yaitu tembang gedhe kapisan
2.      Maca Ro – Lagu, yaitu tembang gedhe kapindho
3.      Maca Tri – Lagu, yaitu tembang tengahan.
4.      Maca Pat – Lagu, yaitu tembang macapat.
Berikut, admin akan menjelaskan secara satu persatu pengertian dari pembagian kelompok tembang tersebut..
a.      Tembang Gedhe
Tembang Gedhe ( Sekar Ageng ) atau biasanya disebut dengan Sekar Kawi, karena sebagian besar bahasanya menggunakan bahasa Kawi ( bahasa Jawa kuno ). Tembang gedhe sendiri secara tersurat telah disebutkan di atas, terdiri dari Maca Sa – lagu, dan Maca Ro – Lagu, yaitu tembang gedhe kapisan dan tembang gedhe kapindho. Pada penggolongan di atas telah jelas bahwa, tembang gedhe lebih tua dari tembang lainnya, atau bisa disebut lahir pada kurun waktu yang awal. Sekar Ageng biasanya digunakan sebagai bawa gending karawitan.
Contoh Sekar Ageng ( Tembang Gedhe ) antara lain :
-          Sekar Ageng Pamularsih
-          Sekar Ageng Kusumastuti
-          Sekar Ageng Maduretna
-          Sekar Ageng Mintajiwa
-          Sekar Ageng Retna Mulya
Dan masih banyak lagi tembang Gedhe lainnya yang admin tidak bisa sebutkan satu persatu.
b.      Tembang Tengahan
Tembang tengahan merupakan tembang yang lahir pada kurun waktu yang ketiga, bisa disebut tembang tengahan merupakan tembang yang lebih tua ketimbang tembang macapat. Tembang tengahan cenderung bersifat humor dan berisi pitutur atau piwulang luhur ( ajaran yang baik ). Tembang tengahan sendiri memiliki aturan seperti tembang macapat yaitu guru lagu dan guru wilangan. Namun, cengkok dan lagunya menggunakan Sekar Ageng atau tembang Gedhe.
Contoh Tembang Tengahan ( Maca Lu Lagu ) antara lain :
-          Balabag
-          Wirangrong
-          Jurudemung
-          Lonthang
Dan masih banyak lagi tembang Tengahan lainnya yang admin tidak bisa sebutkan satu persatu.
c.       Tembang Macapat
Tembang Macapat ( Sekar Alit ) adalah tembang yang lahir pada kru waktu yang keempat. Secara tersurat telah dibahas pada penggolongan di atas. Tembang Macapat sendiri memiliki kaidah atau aturan-aturan tertentu pada setiap tembangnya, seperti guru lagu, guru wilangan dan guru gatra. Tembang Macapat berjumlah sebelas, antara lain :
-          Pocung                        - Kinanthi        - Dhandanggula
-          Maskumambang          - Pangkur         - Asmaradhana
-          Mijil                             - Gambuh        - Durma
-          Megatruh                     - Sinom

Sekian yang bisa admin tulis tentang Penggolongan tembang berdasarkan serat Mardawa Lagu, jika ada kritik dan saran, anda bisa menulis di kolom komentar.
Back To Top