Teks Diskusi : Tablet Sebagai Pengganti Buku

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Assalamu'alaikum Warrahmaullahi Wabarakatuh

Berikut ini admin akan bagikan contoh teks diskusi buatan admin sendiri yang berjudul " Tablet sebagai Pengganti Buku", langsung saja berikut isinya :

Perkembangan teknologi dari tahun ke tahun berkembang pesat. Teknologi tidak hanya berkembang di bidang telekomunikasi, namun juga di bidang pendidikan. Tablet sebagai pengganti buku sekolah juga termasuk salah satu dampak perkembangan teknologi di dunia pendidikan. Baru-baru ini pemerintah Indonesia berencana menggunakan tablet sebagai pengganti buku sekolah. Tentu langkah pemerintah tersebut akan membawa perubahan yang besar dalam dunia pendidikan Indonesia dan tentunya ada kekurangan dan kelebihan dari langkah yang diambil pemerintah tersebut.
Kelebihan penggunaan tablet sebagai pengganti buku sekolah salah satunya adalah siswa tidak perlu membawa beban buku yang berat dan banyak, cukup membawa satu alat saja. Buku-buku berat yang tiap hari dibawa murid ke sekolah tentu saja berpengaruh pada kesehatan tulang, semakin berat dan banyak buku, semakin berat pula beban tulang. Hal itu tentu sangat berpengaruh bagi kesehatan murid. Selain itu, kelebihan tablet sebagai pengganti buku siswa adalah lebih praktis dan fleksibel dalam penggunaannya, sehingga siswa dapat belajar di mana saja dengan mudah dan praktis.
Penggunaan tablet sebagai pengganti buku sekolah juga memiliki kekurangan, salah satunya adalah risiko mata minus bila digunakan terus menerus lebih tinggi. Pancaran sinar yang dipancarkan oleh tablet membuat risiko mata minus pada penggunaan terus menerus lebih besar daripada buku. Indra penglihatan merupakan hal yang penting dalam proses pembelajaran, jika indra penglihatan terganggu atau bahkan rusak, maka proses pembelajaran terganggu dan itu akan sangat berpengaruh pada prestasi murid. Selain itu, dampak negatif lainnya adalah membuat anak menjadi lebih malas. Jika kita membaca buku, saat kita mencari sesuatu artikel atau semacamnya, kita mencarinya di buku dengan teknik memindai atau semacamnya, dan tentunya hal tersebut membutuhkan usaha untuk mencarinya, sedangkan bila kita menggunakan tablet kita hanya perlu menggunakan fitur pemindai sehingga siswa hanya perlu usaha sedikit bahkan tanpa usaha. Hal tersebut lama-kelamaan membuat siswa menjadi malas.

Penggunaan tablet sebagai pengganti buku sekolah memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Jika kita menggunakannya dengan baik maka akan banyak mendatangkan manfaat, namun jika kita menyalahgunakannya maka akan mendatangkan banyak kerugian. Pemerintah juga seharusnya berusaha menutupi kekurangan yang ditimbulkan. Namun hal itu, tergantung bagaimana cara kita menyikapi langkah pemerintah tersebut.
Back To Top