Sekilas Tentang Pemerintahan Daulah Abbasiyah

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh


    Kali ini admin akan menyampaikan rangkuman admin tentang masa pemerintahan daulah abbasiyah, admin merangkumnya dari buku PAI kelas VIII kurikulum 2013, berikut rankumannya :

    Pemerintahan daulah abbasiyah adalah
kelanjutan dari masa pemerintahan dinasti Umayyah, jadi setelah dinasti Umayyah runtuh, maka diteruskan oleh diteruskan oleh masa Dinasti Abbasiyah. Dinasti ini didirikan oleh Abdullah al-Saffah ibn Muhammad ibn Ali ibn Abdullah ibn al-Abbas. Secara umum, pemerintahan pada masa daulah Abbasiyah dibedakan menjadi lima, yaitu sebagai berikut :
1. Periode Pertama : 
dilaksanakan pada tahun 132 - 232 Hijriah atau 750 - 847 masehi, yang biasa isebut dengan Pengaruh Arab dan Persia Pertama Kali.
2. Periode Kedua :
dilaksanakan pada tahun 232 - 334 Hijriah atau 847 - 945 masehi, yang biasa disebut dengan pengaruh turki pertama kali.
3. Periode Ketiga :
dilaksanakan 334 - 447 Hijriah atau 945 - 1055 Masehi, yang biasa disebut dengan pengaruh persia kedua, pada masa ini, kekuasaan dipegang oleh Bani Buwaih dalam pemerintahan Khilafah Abbasiyah
4. Periode Keempat :

dilaksanakan pada tahun 447 - 590 Hijriah atau 1055 - 1194 masehi, yang biasa disebut pengaruh turki kedua, dalam masa kekuasaan Bani Seljuk dengan  pemerintahan Khilafah Abbasiyah, dibawah kekuasaan Kesultanan Seljuk Raya ( salajiqah al-kubra / seljuk agung )

5. Periode Kelima :

dilaksanakan pada tahun 590 - 656 hijriah atau 1194 - 1258 masehi, pada periode ini Dinasti Abbasiyah tidak dipengaruhi oleh siapapun, namun dinasti Abbasiyah diakhiri oleh invasi bangsa Mongol.


   Hasyimiyah adalah ibukota negara pertama, namun dipindahkan oleh Khalifah Al-Mansur (khalifah ke 2 ) ke Bagdad pada tahun 762 masehi. Di ibukota ini dibentuk lembaga eksekutif dan yudikatif. Dalam bidang pemerintahan, al mansur menciptakan tradisi baru, yaitu mengangkat Wazir sebagai koordinator kementrian, Wazir pertama yaitu Khalid bin Barmak ( Balkh, Persia ).


   Daulah Abbasiyah mencapai puncak kejayaannya pada masa Harun Ar-Rasyid ( 786 - 809 M ) dan dilanjutkan oleh puteranya al-Ma'mun ( 813 - 833 M ). Harun adalah seseorang pemimpin yang berjiwa sosial tinggi, banyak fasilitas umum yang dikembangkan, bahkan 800 dokter sudah ada pada masa itu. Al-Ma'mun adalah pemimpin yang mencintai ilmu filsafat, ilmu-ilmu berkembang pada mas itu, bahkan penerjemahan untuk buku-buku asing digalakkan, dengan membentuk lembaga yang bernama Baitul Hikmah, sebagai pusat penerjemah, perguruan tinggi dan perpustakaan besar. Pada masa itu, Islam mengalami the Golden Age, yaitu masa keemasan, karena pada masa itu Islam menjadi pusat oeradaban dunia, terutama pada bidang pendidikan.

  

   Al-Mu'tasim ( khalifah berikutnya , 833 - 842 masehi ) banyak memberikan peluang besar bagi bangsa turki untuk menjalankan pemerintahan, dengan begitu kekuatan militer menjadi kuat, namun banyak pemberontakan yang terjadi, pada umumnya hanya sisa-sisa pemberontakan Bani Umayyah dan internal Abbasiyah seperti revolusi al-Khawarij di Afrika Utara, Zindiq di Persia, Syi'ah dan lain-lainnya, dan semuanya dapat dipadamkan.


Sekian rangkuman dari Admin, jika ada kesalahan mohon koreksinya dan minta maaf...

sumber bahan yang dirangkum : Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VIII kurikulum 2013



Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Back To Top