Pembagian Hukum Taklifi

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Kali ini, admin akan share apa yang admin baca ( rangkum ) dari Buku Paket Pendidikan Agama Islam "Lentera Kehidupan" SMA X, penerbit Yudhistira  Cetakan I Mei 2007 tadi pagi.. langsung saja, post ini berkaitan dengan hukum fikih... berikut rangkuman admin :

Hukum fikih dapat dibagi ( dikategorikan ) menjadi lima macam hukum, yaitu fardu ( wajib ), sunnah, makruh, haram, mubah. Berikut akan admin jelaskan secara satu persatu :

A. ) Wajib ( Fardu ) yaitu suatu keharusan. Yang dimaksud dengan wajib ( fardu ) adalah segala perintah Allah SWT yang harus dilaksanakan, apabila dilaksanakan mendapat pahala apabila ditinggalkan mendapatkan dosa. Hukum wajib ( fardu ) dapat dibagi menjadi 9 ( sembilan ) macam, yaitu sebagai berikut :
1. Wajib syar'i adalah suatu ketentuan yang apabila dilakukan mendapat pahala dan bila ditinggalkan mendapat dosa.
2. Wajib Aqli adalah suatu ketentuan yang harus diyakini kebenarannya karena rasional.
3. Wajib 'aini adalah suatu ketentuan yang harus dikerjakan setiap muslim, seperti Salat lima waktu dan puasa bulan Ramadhan
4. Wajib Kifayah adalah suatu kewajiban apabila sudah dilakukan oleh beberapa orang muslim, maka muslim yang lain tidak berkewajiban menjalankannya, namun apabila tidak ada yang mengerjakan maka akan berdosa semuanya. Contohnya Salat Jenazah..
5. Wajib Mukhayar adalah ketentuan kewajiban yang diperbolehkan memilih salah satu dari pilihan kewajiban yang telah ditentukan.
6. Wajib Muaiyyah adalah keharusan yang telah ditetapkan macam tindakannya. Contohnya berdiri saat salat bagi yang mampu.
7. Wajib Mutlaq adalah kewajiban yang tidak ditentukan waktu pelaksanaan kewajiban tesebut.
8. Wajib Aqli Nazari adalah kewajiban mempercayai sesuatu / suatu hal dengan penelitian dan dalil dalil khusus.
9. Wajib Aqli Daruri adalah kewajiban mempercayai suatu / suatu hal dengan sendirinya tanpa penelitian dan pemahaman dalil.

B. ) Sunnah
Sunah adalah suatu ketentuan apabila dijalankan akan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan tidak mendapat dosa. Sunnah sendiri bisa dikategorikan menjadi 4 ( empat ) macam, yaitu :
1. Sunnah Muakkad, yaitu sunnah yang yang sangat dianjurkan, seperti Salat Tarawih di bulan Ramadhan dan Salat Idul Fitri.
2. Sunnah Ghairu Muakkad, yaitu sunnah biasa, seperti puasa Senin-Kamis.
3. Sunnah Hajat, yaitu ketentuan sunnah yang dianjurkan dalam Salat.
4. Sunnah Ab'ad, yaitu ketentuan yang harus dikerjakan dalam Salat, apabila ditinggalkan, harus melakukan Sujud Sahwi .. NB : Bagi yang belum mengetahui apa itu Sujud Sahwi silahkan ====>>> KLIK DI SINI <<<====

C. ) Haram
Haram adalah suatu ketentuan yang dilarang untuk dilakukan, apabila dilakukan mendapat dosa, apabila ditinggalkan mendapat pahala.. Misalnya, perjudian, minum-minuman keras, dan sejenisnya.

D. ) Makruh
Makruh adalah suatu hal ( baca : perbuatan ) yang tidak disukai oleh Allah SWT. Apabila dikerjakan tidak mendapat dosa dan apabila ditinggalkan mendapat pahala.

E. ) Mubah
Mubah adalah perbuatan yang apabila dilakukan tidak mendapat pahala atau dosa, dan apabila ditinggalkan tidak mendapat dosa atau pahala..

Sekian yang dapat admin rangkumkan, bila ada kesalahan mohon maaf, jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar

Isi postingan merupakan olahan dari :
Buku Paket Pendidikan Agama Islam "Lentera Kehidupan" SMA X, penerbit Yudhistira  Cetakan I Mei 2007

Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Back To Top