Mengulas Novel Emak dan Sepotong Roti

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم



Orientasi :
Emak dan Sepotong Roti adalah cerpen hasil karya Caswati yang menceritakan kerja keras seorang wanita untuk mencukupi kebutuhan kedua anaknya. Setelah kemarau panjang melanda desanya, banyak sungai-sungai yang mengering, dan banyak warga yang kesusahan dan akhirnya bermigrasi. Namun, wanita itu memanfaatkan kesempatan itu untuk menjadi pengumpul dan pemecah batu di sungai dengan bantuan anaknya. Hal itu dilakukannya agar ia bisa menghidupi dan menyekolahkan anak-anaknya..
Tafsiran :
Pada paragraf awal-awal cerpen ini, Caswati, sang penulis menceritakan dan mengenalkan tokoh-tokoh yang ada di dalam cerpen. Tokoh yang ada dalam cerpen ini tidak banyak, hanya Emak, Dani dan Dina. Dalam cerpen ini, tokoh utamanya adalah Emak, seorang wanita yang menghidupi kedua anaknya dengan menjadi pemecah dan pengumpul batu di sungai yang mengering. Anak sulungnya yang bernama Dani masih bersekolah di bangku kelas XII SMA dan yang satunya lagi bernama Dina masih bersekolah di bangku kelas I sekolah dasar. Setiap harinya, Emak memecahkan dan mengumpulkan batu dan kedua anaknya pada hari Minggu biasa membantu Emak, meskipun hanya mendorong gerobak.
Evaluasi :
Pada paragraf-paragraf berikutnya, masih melanjutkan kisah dari Emak si pemecah batu dan anak-anaknya. Cerpen tersebut memiliki jalan cerita seperti cerpen biasanya. Setiap paragraf adalah cerita yang berkesinambungan dari paragraf awal sampai akhir.
Novel ini disajikan dengan bahasa yang mudah dimengerti, sehingga para pembacanya mudah mengerti ceritanya. Dengan membaca cerpen ini, pembaca bisa merasakan atmosfer kesedihan yang ada di dalam setiap paragraf buku ini.
Rangkuman :

Cerpen ini cocok sekali dibaca oleh generasi muda yang kehilangan semangat atau motivasi. Cerita Emak dan kedua anaknya yang ada dalam cerpen ini sangat cocok untuk motivasi. Buku ini mengacapkan tentang kerja keras ibu demi anaknya.
Back To Top