Cara Mengatasi Emosi Yang tinggi

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Cara Mengatasi Emosi Yang tinggi - Seringkali kita mengalami masalah ketika menggunakan jasa atau barang tertentu. Masakan restoran yang tidak sesuai pesanan, penerbangan yang tertunda, mesin yang sering ngadat, pelayanan yang tidak menyenangkan, dan beragam masalah lainnya. Ketika masalah itu datang, beragam cara pula yang kita lakukan dalam menyampaikan keluhan atau komplain. Dari sekadar curhat ke teman, sampai emosi mencaci-maki di social media.

Setiap orang berhak untuk menyampaikan pendapat, termasuk mengekspresikan keluhannya. Namun, juga perlu diingat bahwa orang lain juga punya hak yang sama dalam menyampaikan pendapat, termasuk dalam menanggapi keluhan orang lain. Sederhananya, seperti hukum fisika, apabila ada aksi, maka ada reaksi. 
Jika keluhan disampaikan bercampur dengan luapan emosi yang berlebihan di social media, bukan tidak mungkin ada pihak yang bereaksi keras karena tersinggung dengan keluhan tersebut. Reaksinya bisa beragam. 

Bagaimana Cara kita mengatasinya ? Simak Kutipan Berikut..

1. Bersikap dan berpikiran positif

Hal ini sangat membantu untuk menjernihkan pikiran dan bertindak tanpa emosi, sehingga bisa membuat kita menyampaikan keluhan dengan benar.

2. Bertindak Segera

Menyampaikan keluhan sebisa mungkin tidak berada waktu yang lama dari kejadian, sehingga dapat ditelusuri dan diselesaikan dengan cepat.

3. Tetap Tenang

Tanpa perlu emosi berlebihan, penyampaian keluhan yang kalem dan tenang akan mudah diterima.

4. Bersahabat

Layaknya berbicara kepada sahabat atau teman baik, pastinya akan melakukan hal yang nyaman. Tulis atau sampaikan kata-kata yang bersahabat dan enak didengar.

5. Jelaskan Apa Adanya

Berikan informasi kronologi dengan benar dan tanpa perlu ditambah-tambahkan dalam menyampaikan.

6. Toleransi

Pahami dan beri waktu tanpa perlu buru-buru untuk mendapatkan hasil. Karena mereka perlu tahu kronologi kejadian dan permasalahan.

7. Tepat Sasaran

Komplainlah kepada yang bersangkutan, bukan mengumbar tidak jelas dan tidak ke arah tujuan. Tepat ini juga dengan melakukan komplain dengan cara yang benar.

8. Siap Menerima

Apapun hasilnya wajib siap menerima, baik dan buruk tinggal disikapi secara pribadi. Semua dapat diambil hikmahnya dalam setiap kejadian.
Back To Top